sabangkaku baca — Sebuah insiden penyerangan menggunakan senjata tajam terjadi di wilayah Kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, pada Selasa malam (21/4/2026) sekitar pukul 22.20 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang warga mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Korban dalam kejadian ini masing-masing disamarkan sebagai A (32) dan H (29), keduanya merupakan buruh harian lepas. Sementara itu, terduga pelaku disamarkan dengan inisial Z (25), seorang pria yang diketahui berdomisili di wilayah yang sama dengan lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban A bersama beberapa rekannya sedang berkumpul dan bermain kartu di sekitar lokasi kejadian. Suasana yang awalnya santai mendadak berubah ketika pelaku Z datang bersama seorang rekannya dengan menggunakan sepeda motor.
Tanpa banyak interaksi, pelaku diduga langsung melakukan penyerangan terhadap korban A menggunakan senjata tajam jenis parang. Serangan tersebut mengenai beberapa bagian tubuh korban, termasuk punggung dan kepala.
Melihat kejadian tersebut, salah satu rekan korban yang disamarkan sebagai H berupaya melakukan pertolongan dengan menahan senjata yang digunakan pelaku. Namun, tindakan tersebut justru membuat H mengalami luka pada bagian tangan akibat terkena senjata tajam.
Setelah melakukan aksinya, pelaku bersama rekannya segera melarikan diri dari lokasi kejadian. Dalam pelarian tersebut, pelaku meninggalkan sepeda motor yang digunakan. Tak lama berselang, warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut kemudian meluapkan emosi dengan membakar kendaraan yang ditinggalkan pelaku di tempat kejadian perkara.
Akibat insiden tersebut, korban A mengalami luka pada punggung kanan, punggung kiri, serta bagian atas kepala sebelah kiri. Sementara itu, korban H mengalami luka pada tangan kanan. Kedua korban saat ini telah mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (UGD) RSUD Kota Baubau.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut, termasuk memburu pelaku yang telah melarikan diri serta mendalami motif di balik penyerangan.

0 Komentar