Baubau, Sulawesi Tenggara – Aktivis Kota Baubau mengecam keras dugaan tindakan arogansi yang dilakukan oleh salah satu oknum anggota DPRD Kota Baubau dari Fraksi Partai Golkar saat menemui massa mahasiswa yang tengah menggelar aksi demonstrasi.
Masfandi selaku koordinator aktivis menila Insiden tersebut dinilai mencederai prinsip demokrasi serta mencoreng etika pejabat publik dalam merespons aspirasi masyarakat. Mahasiswa yang menyampaikan pendapat di muka umum seharusnya dilindungi, bukan justru dihadapi dengan sikap yang berpotensi intimidatif.
“Sebagai wakil rakyat, sudah sepatutnya anggota DPRD bersikap bijak, humanis, dan terbuka terhadap kritik. Dugaan arogansi ini sangat disayangkan dan tidak mencerminkan nilai-nilai demokrasi,” ujar salah satu perwakilan aktivis Kota Baubau.
Kamu dari persatuan Aktivis menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak hanya mencederai hubungan antara rakyat dan wakilnya di parlemen, tetapi juga berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif di daerah.
Lebih lanjut, aktivis mendesak Badan Kehormatan DPRD Kota Baubau untuk segera memanggil dan memeriksa oknum anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar yang dimaksud. Jika terbukti melanggar kode etik, maka harus diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, masfandi selaku koordinator aktivis juga mengingatkan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum telah dijamin dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Oleh karena itu, segala bentuk tindakan yang mengarah pada pembatasan, tekanan, atau intimidasi terhadap demonstran tidak dapat dibenarkan.
“Aksi demonstrasi merupakan bagian dari kontrol sosial dalam negara demokrasi. Tidak boleh ada ruang bagi tindakan arogan dari pejabat publik terhadap rakyat yang menyuarakan aspirasinya,” tegasnya.
Aktivis Kota Baubau berharap kejadian ini menjadi perhatian serius bagi seluruh anggota DPRD agar senantiasa menjaga etika, integritas, serta mengedepankan dialog yang konstruktif dalam setiap menghadapi dinamika masyarakat.
*(Rilis ini disampaikan sebagai bentuk komitmen aktivis dalam mengawal demokrasi dan kebebasan berpendapat di Kota Baubau.)*

.jpeg)
0 Komentar